Kalender
Galery
Wisata Alam

WISATA ALAM DI PULAU WANGI - WANGI

 PANTAI MOLI’I SAHATU

Pantai Moli’i Sahatu merupakan salah satu pantai yang indah di Kabupaten Wakatobi. Disebut Molii Sahatu, berasal dari kata Molii dalam bahasa daerah setempat berarti  mata air, sedang Sahatu berarti seratus. Pantai ini mempunyai keunikan, yakni terdapat ± seratus mata air yang muncul dari dasar laut, meskipun keluar dari dasar laut, namun airnya, tetap terasa tawar.

Pantai ini juga memiliki hamparan pasir putih, yang bersih. Selain itu, terdapat beberapa tumbuhan seperti tanaman kelapa (Scaevola.sp).

Pantai Moli’i Sahatu terletak di Desa Patuno Kecamatan Wangi-Wangi, dengan jarak tempuh ± 10 Km dari pusat kota. Untuk menuju ke Pantai ini dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

 

PANTAI SOUSU

Pantai Sousu merupakan salah satu pantai yang indah di Kabupaten Wakatobi. Pantai ini memiliki hamparan pasir putih yang bersih. Dari Pantai ini dapat menyaksikan pemandangan Pulau Matahora. Selain itu juga wisatawan dapat melakukan aktivitas snorkeling dan diving, berenang, untuk menikmati panorama bawah laut yang indah.

Pantai ini terletak di Desa Matahora Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, berjarak ± 15 Km dari Pusat Ibu Kota. Untuk menuju ke Pantai ini dapat menggunakan kenderaan roda dua maupun roda empat.

 

PANTAI WAHA

Pantai Waha memiliki pesona yang menarik, karena terbentang luas hamparan pasir putih, airnya jernih dan bersih. Seperti kebanyakan pantai lainnya, di pantai ini juga tumbuh pepohonan pantai seperti Cemara, Kelapa dan tumbuhan pantai lainnya, yang makin menambah keindahan dan kesejukannya, pantai ini oleh masyarakat Wakatobi lebih dikenal dengan sebutan “Pantai Cemara”

Pantai Waha memiliki pemandangan bawah laut yang menarik, sehingga wisatawan dapat melakukan aktivitas snorkling dan diving. Para wisatawan juga dapat menikamti sunset di Pantai ini.

Pantai ini terletak di Desa Waha,  Kecamatan Wangi-Wangi, berjarak ± 7Km dari Pusat Ibu Kota. Untuk menuju ke Pantai ini dapat menggunakan kenderaan roda dua maupun roda empat.

 

 PANORAMA PUNCAK WAGINOPO

Puncak Waginopo merupakan salah satu objek wisata dataran tinggi. Dari atas puncak ini para wisatawan dapat menikmati pemandangan alam, dan areal perkebunan penduduk yang ditanami beberapa tanaman seperti mete, singkong, kacang. Di samping itu juga wisatawan dapat menikmati panoram laut dan matahari terbenam (Sunset).

       Puncak Waginopo terletak di Desa Waginopo Kecamatan Wangi-Wangi. Jarak ± 1,5 Km dari pusat kota, dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua dan roda empat.

 

 TELAGA GUA

Di Pulau Wangi-Wangi memiliki beberapa telaga gua, yang kondisi airnya jernih dan bersih. Adapun telaga gua tersebut antara lain : Telaga Gua Topa yang berada di Kelurahan Mandati, Telaga Gua Kontamale di Kelurahan Wanci, Telaga Gua Tee Kosapi di Kelurahan Wanci. Semua telaga ini berada di pusat kota.

 

 GUA KELELAWAR

Goa Kelelawar terletak di Pulau Kapota. Untuk sampai ke Gua ini, wisatawan dapat menggunakan perahu tradisional sekitar ± 20 menit dari Pulau Wangi-Wangi, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki ± 20 menit ataupun  dengan menaiki kendaraan roda dua ± 5 menit dari pemukiman penduduk.

Kondisi Gua ini cukup besar dan menarik, dimana terdapat stalagmit dan stalaktik yang beragam. Tidak jauh dari gua ini terdapat Pohon Kelapa Bercabang dan beberapa hutan bambu yang rindang. Sehingga sangat menarik untuk berkunjung kesana, dan merupakan salah satu objek wisata bagi pecinta hiking.

 

WISATA ALAM DI PULAU KALEDUPA

Pulau Kaledupa menyimpan pesona wisata alam yang indah dan menarik

Di beberapa objek wisata tersebut, wisatawan dapat melakukan aktivitas seperti memancing, berenang, snorkeling, diving, berjemur dan aktivitas lainnya yang dapat menghilangkan kepenatan, serta mengembalikan stamina dan semangat untuk menjalankan rutinitas. Berikut objek wisata alam yang ada di Pulau Kaledupa.

 PANTAI HOGA

Pantai Hoga adalah salah satu objek wisata yang indah dan menarik. Pantai Hoga terletak di Pulau Hoga Kecamatan Kaledupa, berjarak ± 15 menit dari Pulau Kaledupa, dan dapat ditempuh dengan menggunakan Speed boat dan Katinting.

Pantai Hoga memiliki hamparan pasir putih yang bersih,  air lautnya jernih, panorama bawah lautnya mempunyai beraneka ragam terumbu karang yang berwarna-warni, beberapa spesies ikan. Di sana  juga terdapat laboratorium bawah laut. Sehingga tempat tersebut, tepat untuk dijadikan tempat beraktivitas snorkeling dan diving.

Pantai Hoga memiliki beberapa sarana akomodasi yang berbentuk cottage milik masyarakat Kaledupa yang dikelola  Operation Wallacea dengan tarif yang terjangkau.

Di samping itu juga terdapat beberapa flora yang masih terjaga seperti pohon bakau, pohon cemara, pandan dan pohon pantai lainya. Sehingga menjadikan tempat tersebut rindang dan udaranya sejuk. Selain itu juga terdapat beberapa fauna seperti biawak, burung pipit dan fauna lainnya.

 

PANTAI SOMBANO

Pantai Sombano berada di Desa Sombano Kecamatan Kaledupa, berjarak ± 15 menit  dari ibukota kecamatan. Untuk sampai ke Pantai Sombano, para wisatawan dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Pantai Sombano memiliki hamparan pasir putih yang bersih, vegetasi pantai yang rapat, serta dapat menikmati sunset di saat senja sambil menikmati semilir angin yang berhembus dari dedaunan nyiur yang melambai.

 

PANTAI PEROPA

Pantai Peropa berlokasi di Desa Peropa Kecamatan Kaledupa Selatan, berjarak ± 30 menit dari pusat kota, dengan menggunakan kenderaan roda dua dan roda empat. Selain memiliki hamparan pasir putih yang bersih,   di pantai ini juga menjadi tempat tambatan perahu masyaraka peropa, dan bila berkunjung di pagi hari, para wisatawan dapat menyaksikan aktivitas  nelayan pulang dari melaut dan penduduk setempat sudah menanti kedatangan mereka untuk membeli ikan hasil tangkapannya.

Di Pantai ini juga dapat disaksikan panorama matahari terbenam (sunset) dan merasakankesejukan dari terpaan nyiur yang melambai.

 

 PUNCAK JAMARAKA

Puncak Jamaraka berada di Kecamatan Kaledupa Selatan, dengan jarak dari ibukota kecamatan ± 35 menit, dapat ditempuh dengan menggunakan kenderaan roda dua dan roda empat. Dari atas puncak tersebut para wisatawan dapat menyaksikan panorama perkampungan Kaledupa yang terbentang luas serta menikmati keindahan matahari terbenam di kala sore hari.

 

MANGROVE

Hutan mangrove di Pulau Kaledupa  berada di beberapa tempat seperti Kelurahan Laulua, Desa Langge, Desa Sombano, Desa Buranga, Desa Balasuna, Desa Horuo dan Desa Tampara. Hutan Mangrove ini sangat  luas dan rapat. Di Hutan ini hidup beberapa fauna seperti kepeting, ikan, kerang, burung pipit, trinil, siput, udang dan beberapa fauna lainnya. Hutan Mangrove di Pulau Kaledupa terbesar di Kabupaten Wakatobi.

 

WISATA ALAM PULAU TOMIA

Pulau Tomia memiliki beberapa objek wisata yang indah dan eksotik. Dimana terdapat beberapa Panorama Pantai, Puncak dan Panorama Bawah Laut yang dapat memanjangkan mata para wisatawan yang berkunjung kesana, disamping itu juga penataan perkampungannya yang bersih dan alami serta masyarakatnya yang ramah terhadap para wisatawan yang berkunjung ke pulau tersebut.

Di pulau ini, para wisatawan dapat melakukan beberapa aktivitas seperti memancing, berenang, snorkeling, diving, berjemur dan menikmati sajian kuliner khas Pulau Tomia serta dapat memesan beberapa kerajinan tangan sebagai souvenir dari Pulau Tomia. Berikut objek wisata alam yang ada di Pulau Tomia.

 

PANTAI HUNTETE

Pantai Huntete berada di Desa Kulati Kecamatan Tomia timur. Pantai ini pantai terpanjang di Pulau Tomia, sempadan pantai yang sangat luas, pantai berpasir putih , hamparan pohon kelapa. Bentuk pantai tersebut melengkung.  Di pantai ini terdapat lapangan luas yang ditumbuhi rumput dan lidah mertua berduri, dimana lokasi tersebut biasa dijadikan sebagai tempat untuk bakar ikan secara masal.

Tak jauh dari pantai terdapat gua yang menghadap ke laut, gua tersebut disebut sebagai Liang Kuri-Kuri, karena di dinding batu dalam gua ditumbuhi lumut yang berwarna kuning. Menurut penuturan masyarakat setempat, dahulu ketika nelayan pergi melaut, mereka selalu melihat warna kuning yang muncul dari mulut gua, gua tersebut dikeramatkan oleh masyarakat setempat. Sehingga bila melewati gua itu, maka para nelayan selalu berhati-hati, dan sering membuang siri pinang atau rokok.

 

PANTAI ONEMOBAA

Pantai One Mobaa berada di Desa Lamanggau Kecamatan Tomia.  Untuk sampai ke Pantai tersebut anda dapat menggunakan perahu tradisional seperti Katinting, ± 30 menit dari ibukota kecamatan. Pantai ini memiliki hamparan pasir putih, air lautnya jernih. Di sana terdapat tumbuhan pepohonan pantai seperti kelapa, cemara, bakau, dan pohon pantai lainnya. Selain itu juga terdapat beberapa fauna seperti biawak, pipit, udang merah dan fauna lainnya.

Panorama bawah laut di Pantai One Mobaa  sangat indah dan eksotik karena terdapat gugusan terumbu karang yang berwarna-warni, padang lamun serta hidup beberapa spesies ikan yang beranekaragam serta biota laut lainnya yang masih tetap terjaga dan alami. Sehingga tempat tersebut, sangat tepat untuk beraktivitas snorkeling dan diving, serta menikmati panorama sunset.

Di pantai One Mobaa ini telah dibangun sebuah resort yang berstandar internasional, yakni Wakatobi Dive Resort. Dimana  pengelola resort tersebut adalah investor asing berkebangsaan Swiss.

Di depan pantai ini terdapat Pulau Sawa, pulau tersebut juga memiliki pantai yang indah dan ditumbuhi pohon kelapa serta tumbuhan pantai lainnya.

 

PANORAMA PUNCAK KHAYANGAN

Puncak Khayangan salah satu objek wisata dataran tinggi yang berada di Desa Khayangan, Kecamatan Tomia timur, dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat ± 8 menit dari ibu kota kecamatan. Di puncak tersebut terdapat beberapa fosil kima yang berukuran besar, serta fosil batu karang. Selain itu ditumbuhi oleh semak dan hamparan rumput yang menghijau.

Dari atas Puncak Khayangan, para wisatawan dapat menyaksikan panorama alam di Pulau Tomia. Selain itu juga tampak jelas pemandangan Pulau Lentea, Tolandono dan Pulau Binongko.

 

HUTAN MANGGROVE

Hutan Mangrove yang ada di Pulau Tomia berada di Desa Lamanggau, Kecamatan Tomia. Di sana terdapat 17 jenis manggrove  sejati diantaranya xylocarpus sprhozopora sp,. Ceriops sp,. Avecenia sp,. Serta manggrove ikutan yang masih cukup bagus.

 

PESONA ALAM PULAU BINONGKO

Pulau Binongko adalah salah satu pulau terbesar di Kabupaten Wakatobi. Pulau Binongko memiliki keindahan alam yang masih alami dan eksotik. Pesona alam Binongko dapat memanjakan mata para wisatawan karena disana terdapat beberapa obejk wisata alam, baik objek wisata pantai maupun objek wisata di dataran tinggi. Adapun objek wisata alam yang ada di Pulau Binongko :

 

Panorama Puncak Koncu Kapala Wali

Panorama Puncak Koncu Kapal Wali berada di atas dataran tinggi,  Kecamtan Togo Binongko. Puncak ini dapat ditempuh dengan kendaran roda dua sejauh denga Dari atas puncak para wisatawan dapat menyaksikan pemandangan  ±7Km dari ibukota kecamatan dan kemudian berjalan kaki ± I Km dari perkampungan Wali.

Di atas Punak, para wistawan dapat menyaksikan pemandangan alam yang membentang luas, pemukiman penduduk, Pulau Tomia dan Matahari terbenam (Sunset), selain itu juga dapat melihat peninggalan sejarah masyarakat Wali seperti beberapa makam tua, gua, bekas mesjid yang masih ada batu fondasi dan tiang-tiangnya, serta makam Wali Wangka Wijaya, seorang penyebar agama islam di Pulau Binongko, yang makamnya terbuat dari batu seperti batu candi berbentuk segi empat.

Di atas puncak ditumbuhi beberapa pepohonan dan tumbuhan lainnya, sehingga para wisatawan yang hobi hiking akan merasa senang karena udaranya sejuk dan hutannya masih alami, serta dapat menikmati kicau burung.

  

PANTAI PALAHIDU

Pantai Palahidu adalah salah satu objek wisata pantai di Pulau Binongko yang memiliki hamparan pasir putih yang membentang luas, batu karang, airlautnya yang jernih. Di samping itu juga terdapat tumbuhan pantai yang rindang. Pantai ini sangat eksotik, karena dapat melihat matahari terbenam, serta dapat melihat peninggalan sejarah yang bernama Benteng Palahidu.

 

PANTAI PASIR PANJANG

Pantai Pasir Panjang adalah salah satu objek wisata pantai yang memiliki hamparan pasir putih yang terpanjang di Pulau Binongko dan sekitarnya.  Pantai ini ditumbuhi beberapa pohon kelapa yang tersusun rapi dibibir pantai. Lokasi pantai tersebut berada di Togo Binongko, yang dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua dan roda empat, dengan jarak tempuh ± 4 km. Di Pantai ini dapat menikmati matahari terbenam serta tak jauh dari pantai terdapat Hutan Mangrove yang merupakan hutan adat.

 

PANTAI BELAA

Pantai  Bela’a adalah salah satu pantai yang memiliki gundukan pasir yang tinggi. Di sekitar pantai terdapat batu-batu karang yang sudah mati dan membatu sehingga manakala ada ombak yang menghantam memberikan nuansa yang menarik. Di Pantai Bela’a juga terdapat  Hutan Mangrove yang  rapat serta pepohonan seperti kelapa, ketapang, pandan dan tumbuhan pantai lainnya. Pasir Pantai Bela’a halus dan putih bersih sehingga sering didarati oleh penyu untuk bertelur.

Untuk menyaksikan pemandangan alam Pantai Bela’a, para wsiatawan dapat menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat dengan jarak ± 10 km dari Pelabuhan Rukuwa Kecamatan Binongko.

 

MANGROVE

Di Pulau Binongko terdapat beberapa Hutan Mangrove, hutan ini sangat luas, dan dijadikan sebagai hutan adat oleh masyarakat Binongko. Hutan Mangrove Binongko sudah berumur ratusan tahun. Hutan Mangrove tersebut dijaga dan dilestarikan bahkan dikeramatkan oleh masyarakat setempat. Untuk menjaga dan melestarikan Hutan tersebut, penduduk Binongko tidak diizinkan untuk menebang dan mengambil kayu disana.

Hutan Mangrove yang ada di Pulau Binongko, berada dipinggir jalan dan pinggir pantai. Keberadan hutan tersebut ada di daerah Popalia,Taipabu dan  Makoro. Untuk bertualang di Hutan Mangrove Binongko, para wisatawan dapat menggunakan kendaran roda dua maupun roda empat. Dari hutan ini juga dapat menyaksikan pemandangan alam pantai dan matahari terbenam.

Pemerintah Daerah Kabupaten Wakatobi
Jln. Samburaka No. 4 Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi Telp. / Fax : 0404 - 21011 Email : humas.wakatobikab@gmail.com
Sukses Update Data